Viewer

Showing posts with label Sumatera Island. Show all posts
Showing posts with label Sumatera Island. Show all posts

Wednesday, December 4, 2019

Danau Tujuh: Menyusuri Danau Tertinggi di Asia Tenggara


Danau Gunung Tujuh

21 Wisata yang Wajib Dikunjungi saat Jelajah Sumatera dengan Mobil

Danau Gunung Tujuh berada di Gunung Tujuh, di tengah keelokan alam Dataran Tinggi Kerinci, tepatnya di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Jambi. Selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur yang dilalui juga jauh lebih mudah daripada Gunung Kerinci yang masih termasuk sebagai gunung aktif.

Eksotisme Kawah Nirwana Suoh




Salah satu potensi wista yang baru buka di Kabupaten Lampung Barat adalah Kawah Nirwana Suoh. Sebelumnya, akses ke Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh memang cukup sulit. Tapi dengan adanya percepatan pembangunan jalan provinsi dari Batubrak menuju Suoh, akses pun mulai mudah. Imbasnya, geliat pariwisata di Suoh mulai menampakkan tanda-tanda kehidupan. Salah satu yang sedang hits saat ini adalah Keramikan dan Kawah Nirwana Suoh. Yuk lihat seindah apa.

Lokasi di Gunung Berapi Suoh di Taman Nasional

Tak banyak yang tahu bahwa Gunung Suoh masih merupakan gunung berapi aktif yang memiliki kaldera seluas 128 kilometer persegi. Gunung ini terakhir kali meletus pada 1933 silam. Aktivitas gunung masih terus belanjut meski tidak menunjukkan tanda-tanda akan terjadi ledakan. Saat ini, situasi Gunung Suoh memang mirip dengan Yellowstone di Amerika Serikat. Keduanya adalah kaldera gunung berapi aktif dengan potensi geothermal yang tinggi, salah satu wujudnya adalah mata air panas. Di Suoh, ada Keramikan dan Kawah Nirwana. Seluruh area ini masuk ke kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Padang ilalang luas

Untuk mencapai Kawah Nirwana, pengunjung harus melewati padang ilalang yang sangat luas. Walaupun bukan tujuan utama, tetapi tak sedikit pengunjung yang sengaja berhenti di tengah padang hijau ini. Maklum saja, pemandangannya memang indah. Hamparan rumput hijau dikelilingi bukit-bukit indah. Ditambah hembusan angina sepoi-sepoi, spot ini memang mirip seperti Wyoming, tempat asal Yellowstone yang punya banyak padang rumput.

Padang Silika ‘hidup’ di Keramikan

Setelah melewati padang ilalang, pengunjung harus memarkir kendaraan mereka di sebuah bukit. Setelah berjalan kaki beberapa menit, pengunjung akan tiba di daerah yang bernama Keramikan. Ini adalah padang pasir/batu silika.

Menurut masyarakat setempat, batuan ini sudah ada sejak lama dan lapisannya setiap tahun juga bertambah. Tapi pengunjung wajib berhati-hati karena jika tidak ada vegetasi di atas batu yang mirip keramik itu, berarti panas bumi sudah hampir mencapai permukaan.

Kawah Nirwana, puncak keindahan Suoh

Kawah Nirwana, Suoh.
Di penghujung perjalanan, pengunjung akan sampai di Kawah Nirwana, yang merupakan kawah sebenarnya dari Gunung Suoh. Pemandangan di sini sangat kesotis. Ada kolam berisi air panas yang airnya bisa berwarna hijau kebiruan. Air dan uap panas keluar juga dari gundukan-gundukan tanah putih. Area di sini memang cukup berbahaya dan pengunjung harus didampingi oleh guide berpengalaman.
Saat ini belum dibangun pemandian air panas yang akomodatif, tetapi jika mau, Teman Traveler bisa mandi di sungai yang airnya memang hangat. Jadi, Teman Traveler sudah siap berpetualang menaklukkan Yellowstone ala Lampung Barat ini?

Sumber: https://travelingyuk.com/eksotisme-kawah-nirwana-suoh/134438/

Pantai Gigi Hiu: Karang Menjulang Indah di Lampung




Pantai Gigi Hiu

Pantai Gigi Hiu, Surga Tersembunyi Di Tanah Lampung

Tidak berbeda dengan daerah di Indonesia lainnya, Provinsi Lampung yang berjarak tidak jauh dengan Ibukota Jakarta ternyata juga menyimpan berjuta keindahan alam. Pesona wisata yang tidak ada duanya di dunia, semakin menjadikan Lampung sebagai tempat yang sering dituju untuk melepas penat dari ibukota.
Wisata alam di Lampung diramaikan oleh pesona laut atau pantai. Hal ini karena Lampung merupakan daerah paling selatan di Pulau Sumatera. Salah satunya Pantai Gigi Hiu di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Panorama yang disajikan Pantai Gigi Hiu, berbeda dengan pantai pada umumnya. Di pantai ini pengunjung dijamin akan terpana melihat barisan batu karang lancip yang tertata dan terbentuk secara alami. Setiap kali ombak menerpa batu tersebut, akan terdengar suara pesona pantai yang alami dan menenangkan diri.
Di Pantai Gigi Hiu, kurang ideal untuk kegiatan bahari seperti berenang atau snorkeling karena ombaknya cukup besar dan dipenuhi karang-karang tajam. Jika hendak berenang, bisa mencari spot dengan ombak yang lebih tenang.
Dengan panorama yang begitu alami, pantai Gigi Hiu sangat cocok bagi pengunjung yang hobi berburu foto atau video. Selain foto lansekap, banyak juga spot yang Instagramable. Agar mendapatkan foto dengan suasana maksimal, pengunjung bisa bersiap mengambil foto saat sunset atau sunrise. Sinar matahari yang bertebaran di deretan karang membuat pemandangan semakin menawan.
Untuk menuju ke Pantai Gigi Hiu, pengunjung harus siap berpetualang. Karena lokasinya memang tersembunyi. Namun di tengah perjalanan, pengunjung akan disuguhkan pemandangan laut dari daratan tinggi. Jika sudah berada di Kota Bandar Lampung, ada 2 rute untuk sampai ke Pantai Gigi Hiu.

Rute pertama, melewati Teluk Kiluan yang berjarak sekitar 80 km dari Bandar Lampung. Setelah keluar gerbang utama Kiluan, ada jalur mananjak sebelah kiri dengan petunjuk jalan yang mengarahkan ke Pantai Gigi Hiu. Dari titik ini, sebaiknya kendaraan di parkir lalu naik ojek masyarakat setempat, mengingat jalurnya cukup ekstrem dan licin. Meski demikian, rute ini adalah rute favorit.
Rute kedua yakni melewati Padang Cermin, lalu menyusuri ke Bawang, hingga Kampung Kelumbayan. Rute ini tidak lebih baik dari rute pertama, medannya sama berat. Jadi sebaiknya tetap naik ojek masyarakat setempat. Kelebihannya, rute ini lebih cepat sampai jika terhitung dari Bandar Lampung.
Bagi yang tetap memutuskan membawa kendaraan hingga pantai, pengemudi ojek bisa dijadikan sebagai tourguide yang sudah berpengalaman menemani wisatwanKarena letaknya memang tersembunyi di balik hutan kecil, dan jauh dari perkampungan.
Selain itu, pengunjung juga bisa berkemah di kawasan pantai Gigi Hiu, pastinya jangan lupa untuk membawa kebutuhan dan makanan, karena lokasinya yang terisolir tentu sulit untuk mencari penjual makanan. Namun untuk penginapan, pengunjung bisa menumpang menginap di rumah warga yang paling dekat dengan pantai.

Sumber: https://www.indonesia.go.id/ragam/pariwisata/pariwisata/pantai-gigi-hiu-surga-tersembunyi-di-tanah-lampung